Oleh: johnadisubrata | Februari 5, 2010

Mendengar Suara Tuhan (3)

Oleh: John Adisubrata

PELAYANAN MALAIKAT

‘Tetapi jawabnya: “Perlihatkanlah kiranya kemuliaan-Mu kepadaku.” (Keluaran 33:18)

Mempelajari kitab Kejadian mengenai cara-cara Tuhan menghubungi umat-Nya dahulu untuk bercakap-cakap dengan mereka melalui ketiga contoh yang sudah dibahas sebelumnya (penglihatan, mimpi atau ilham Roh Kudus di dalam hati) menunjukkan, bahwa sikap hidup dan iman setiap orang yang mengasihi-Nya ikut mempengaruhi, bahkan sangat menentukannya. Tentu saja cara-cara Tuhan tersebut masih tetap berlaku sampai sekarang, karena kenyataannya, setiap orang harus menentukan sendiri sesuai dengan iman masing-masing, bagaimana mereka ‘mau’ atau ‘bisa’ dihubungi oleh Tuhan!

Baca Lanjutannya…

Oleh: johnadisubrata | Januari 26, 2010

Mendengar Suara Tuhan (2)

Oleh: John Adisubrata

PENGLIHATAN, MIMPI DAN ILHAM

“Keselamatan itulah yang diselidiki dan diteliti oleh nabi-nabi, yang telah bernubuat tentang kasih karunia yang diuntukkan bagimu.” (1 Petrus 1:10)

Jika kita menelaah isi alkitab dengan lebih teliti mengenai cara-cara Tuhan berbicara kepada umat-Nya, … mulai dari kitab Kejadian, kita bisa melihat, bahwa Ia selalu berhubungan dengan mereka yang mengasihi-Nya melalui cara-cara yang kendatipun serupa sekali, tetapi dengan berlalunya waktu, sebenarnya tidak sama, tergantung kepada siapa Ia berfirman.

Baca Lanjutannya…

Oleh: johnadisubrata | Januari 17, 2010

Mendengar Suara Tuhan (1)

Oleh: John Adisubrata

ROH KUDUS BERSABDA

“…, sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah.” (2 Petrus 1:21)

Lebih dari 10 tahun yang lalu teman kami yang masih muda belia, Sharon, datang memohon pendapat kami. Ia mengeluh, karena pendeta muda di gerejanya baru saja mengutarakan isi hati kepadanya. Tanpa tedeng aling-aling ia berkata, bahwa Roh Kudus sudah ‘bersabda’ (memberi ilham) kepadanya, bahwa ia adalah jodoh Sharon. Tentu saja itu bukan suatu hal yang langka, di mana seorang pria, siapa pun juga orangnya, menemui gadis yang ditaksir olehnya, lalu memberanikan diri untuk memprakarsai jalinan ‘hubungan cinta’ yang ia harapkan bisa terjadi sesuai perasaan hatinya. Tetapi yang berbeda dengan biasanya adalah keberanian pendeta muda itu untuk mengatakan, bahwa Sharon adalah calon isterinya yang sudah ditentukan oleh Tuhan.

Baca Lanjutannya…

Oleh: johnadisubrata | November 29, 2009

Makna Natal yang Sejati

Oleh: John Adisubrata

Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.” (Yohanes 1:9-10)

Ketika Yesus dilahirkan di Betlehem lebih dari 2000 tahun yang lalu, peristiwa itu hanya disaksikan oleh orang-orang awam saja. Kedatangan Raja di atas segala raja, Sang Raja Damai yang sudah dinubuatkan beribu-ribu tahun sebelumnya, bahkan difirmankan oleh TUHAN sendiri (Kejadian 3:15), tidak digenapi dengan penuh kemegahan di hadapan penguasa-penguasa dunia, orang-orang terkenal, atau para bangsawan lainnya.

Baca Lanjutannya…

Oleh: johnadisubrata | Oktober 10, 2009

Tetapi … Engkau Tidak!

Oleh: John Adisubrata

MenyesalPerkataan yang diucapkan tepat pada waktunya adalah seperti buah apel emas di pinggan perak.” (Amsal 25:11)

Beberapa hal yang bisa terjadi di sekitar kita mempunyai kuasa sebesar setiap perkataan yang kita ucapkan tepat pada waktunya. Di lain pihak, kata-kata yang tidak diutarakan pada setiap kesempatan itu, jika waktunya telah berlalu, akan membuat kita menyesalinya seumur hidup. Keharmonisan hidup pasangan-pasangan suami istri sering kali menjadi berkurang, oleh karena mereka tidak menerapkan saran yang amat penting ini.

Baca Lanjutannya…

Oleh: johnadisubrata | September 18, 2009

Paras Tuhan Yesus (2)

Oleh: John Adisubrata

Yesus_Passion5JAMES CAVIEZEL

“Seperti banyak orang akan tertegun melihat dia–begitu buruk rupanya, bukan seperti manusia lagi, dan tampaknya bukan seperti anak manusia lagi–” (Yesaya 52:14)

Film The Passion of the Christ karya Mel Gibson membuka pengertian untuk pertama kalinya bagi setiap penonton, bahkan para pengikut Kristus sendiri, bagaimana dahsyatnya penderitaan yang harus dilalui oleh Tuhan Yesus sebelum Ia dipakukan di kayu salib, hanya untuk menanggung dosa-dosa segenap umat manusia di dunia. Film tersebut juga membantu secara grafis arti ayat-ayat yang ditulis oleh nabi Yesaya di pasal 52 dan 53, yang sering kali dicomot keluar begitu saja dan diuraikan di luar pengertian keseluruhan pasal.

Baca Lanjutannya…

Oleh: johnadisubrata | September 2, 2009

Paras Tuhan Yesus (1)

Oleh: John Adisubrata

Yesus_BrianPARAS ILHAM

“Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknyapun tidak ada sehingga kita memandang dia, dan rupapun tidak, sehingga kita menginginkannya.” (Yesaya 53:2)

Ketika anda membaca ayat di atas, Yesaya 53:2, apakah yang menjadi kesimpulan anda mengenai maksud yang ditulis oleh nabi Yesaya di sana? Jelas sekali, keseluruhan isi pasal ke-52 dan 53 kitab itu, menubuatkan 700 tahun sebelumnya kedatangan seorang Raja Damai yang akan memberitakan kabar baik, kabar keselamatan bagi umat Tuhan di Sion (Yesaya 52:7), dan juga penderitaan luar biasa yang harus ditanggung oleh-Nya demi tercapainya tujuan itu. Tetapi, apakah melalui Yesaya 53:2 ia juga menubuatkan paras Tuhan Yesus Kristus pada masa hidup-Nya di dunia? Memang jika dibaca di luar konteks, seolah-olah ayat tersebut menggambarkan Yesus sebagai seorang yang berparas buruk, atau paling sedikit … tidak tampan. Wajah yang tidak menawan hati, wajah yang tidak menarik sama sekali!

Baca Lanjutannya…

Oleh: johnadisubrata | Agustus 15, 2009

Hillsong Brisbane

Oleh: John Adisubrata

Opening“Dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada.” (Efesus 1:22)

Tak pernah terduga, gereja kami: Garden City Christian Church, di kota Brisbane, Australia, yang sudah berdiri lebih dari 50 tahun lamanya, dan saat itu melayani kurang lebih 6000 anggota jemaat, bisa menjadi ‘cabang’ sebuah gereja termasyhur: Hillsong Church.

Baca Lanjutannya…

Oleh: johnadisubrata | Juli 25, 2009

Orang-Orang Berparas ‘Buruk’

Oleh: John Adisubrata

Gerbang1“Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.” (1 Samuel 16:7b)

Akhir-akhir ini dunia sedang dilanda dengan dahsyatnya oleh ‘penyakit menular’ yang bernama: narcissism! Lazimlah bagi banyak orang untuk selalu mendahulukan, mementingkan dan memperhatikan keperluan diri sendiri, sesuai ‘teladan-teladan’ yang dikumandangkan melalui berbagai media oleh para bintang dan orang-orang terkenal lainnya yang dikagumi masyarakat. Kepentingan-kepentingan yang tidak penting, karena bagi (ego) mereka tampak lebih penting, didahulukan di atas segala kepentingan lain yang sebenarnya jauh lebih penting dan berguna bagi kehidupan dan kebaikan bersama. Salah satu di antaranya adalah kefanatikan di bidang penampilan diri!

Baca Lanjutannya…

Oleh: johnadisubrata | Juli 5, 2009

Berpulang ke Alam Baka

MICHAEL JACKSON DAN FARRAH FAWCETT

MichaelJacksonOleh: John Adisubrata

“Karena orang-orang yang hidup tahu bahwa mereka akan mati, tetapi orang yang mati tak tahu apa-apa, tak ada upah lagi bagi mereka, bahkan kenangan kepada mereka sudah lenyap.” (Pengkhotbah 9:5)

Pagi itu, hari Jumat tanggal 26 Juni 2009, kota Brisbane di Australia, yang biasanya selalu diliputi oleh udara cerah di mana langit biru dan benderangnya terik sinar matahari menjadi ciri-ciri khasnya yang termashyur di dunia, diselimuti oleh awan kelabu tebal yang sepanjang hari itu terus memercikkan hujan gerimis.

Baca Lanjutannya…

Tulisan Sebelumnya »

Kategori